Di tengah pandemi Covid-19, LSS Reboeng harus menunda semua kegiatannya. Tetapi itu tidak mengurangi rasa kepedulian LSS Reboeng kepada orang-orang yang terdampak Covid-19. Kegiatan literasi yang biasanya dijalankan di tengah pandemi ini sementara diganti dengan membagi-bagikan sembako untuk orang-orang yang membutuhkan di Yogyakarta. Selain sembako, LSS Reboeng juga berbagi masker kepada para pekerja informal seperti tukang becak, pedagang asongan, petugas kebersihan, kuli angkut dan bagi mereka yang harus tetap keluar rumah untuk bekerja karena menjadi tulang punggung keluarga.

LSS Reboeng memberikan masker kepada petugas kebersihan

Hal ini mungkin tidak berkaitan dengan kegiatan-kegiatan LSS Reboeng sebelumnya yang berpusat pada literasi. Namun di tengah pandemi, berbagi untuk masyarakat sekitar sangat penting dilakukan, seperti yang diungkapkan ketua LSS Reboeng, Nana Ernawati, yang merasa terpanggil untuk memberikan bantuan untuk orang-orang yang paling terdampak Covid-19. Menurutnya, membantu sesama saat kondisi seperti ini sangat penting untuk mengasah kepedulian kita dan tetap dengan niat mengajarkan nilai-nilai kebaikan untuk anak-anak. Nilai-nilai kebiakan yang LSS Reboeng sering paparkan lewat dongeng kini bisa kita aplikasikan langsung.

LSS Reboeng memberikan sembako kepada seorang IRT

Distribusi bantuan dari LSS Reboeng tersalurkan berkat bantuan para sahabat Reboeng yang tinggal di Yogyakarta. Mereka membagi-bagikan sembako dan masker dengan tetap menjaga jarak dengan para penerima.